ARTIKEL

Tips agar Bleaching Gigi Tahan Lama, Ternyata ini yang Tidak Boleh

­čĽÉ Baca 4 menit

Pada jaman sekarang sudah tidak heran lagi kalau ada orang yang mempunyai gigi super putih. Kalau dulu biasanya perawatan gigi seperti ini hanya dimiliki oleh kalangan tertentu. Umumnya para artis yang memang tuntutan pekerjaannya untuk sekalu harus tampil sempurna.

Setiap orang tentu ingin mempunyai gigi yang putih dan bersih bahkan berkilau. Selain membuat percaya diri dari internal, secara penampilan juga akan meningkat.

Untuk bisa mendapatkan gigi yang putih dan bersih, maka harus ada upaya lebih yang harus dilakukan. Salah satunya yaitu dengan melakukan bleaching gigi yang sering dilakukan oleh sebagian besar artis ibukota.

Cara ini bisa dikatakan yang paling efektif untuk memutihkan gigi, tetapi bleaching tak bisa bertahan selamanya lho ya.

Biasanya untuk makanan dan minuman yang berwarna pekat, merokok, dan beberapa hal lainnya bisa mengakibatkan gigi putih yang sudah dibleaching akan kembali ternoda.

Maka dari itu untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut menjadi sangat penting terutama kamu yang sudah melakukan bleaching gigi.

Tips umum yang biasanya diberitahukan oleh dokter adalah ketika bleaching gigi dan supaya bisa tahan lama maka harus sikat gigi sebanyak 2 kali sehari serta teratur untuk melakukan floosing.

Kalau diikuti, maka gigi bisa menjadi tetap sehat dan berkilau. Tak cuma itu saja, kamu juga harus secara berkala memeriksakan ke dokter gigi untuk diperiksa.

Proses pemutihan gigi sebenarnya tidak berpengaruh banyak terhadap kesehatan gigi, hanya saja memang harus dipertahankan agar kamu bisa menghemat biaya mengingat biaya untuk melakukan bleaching gigi tidak sedikit.

Tentu akan sangat disayangkan kalau kamu melakukan bleaching gigi, namun karena tidak memperhatikan perawatannya, baru sebentar saja, warna gigi sudah tidak lagi putih berkilau.

TIPS MEMPERTAHANKAN BLEACHING GIGI AGAR TAHAN LAMA

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk mempertahankan agar warna bleaching gigi bisa bertahan lama:

1. Sedotan

Setelah menggunakan bleaching gigi, maka kamu disarankan untuk menggunakan sedotan saat mengonsumsi minuman yang mengandung rasa, misalnya seperti jus, kopi, teh, cokelat, dan lainnya.

Dengan begini untuk minuman yang kamu minum akan langsung masuk ke tenggorokan tanpa banyak mengotori bagian gigi yang sudah dibleaching.

Ketika kamu mengonsumsi minuman yang punya warna tertentu, lalu tidak menggunakan sedotan, maka bisa dipastikan bahwa air minuman tersebut akan menyebar terlebih dahulu ke seluruh rongga gigi sehingga membuat permukaan gigi menjadi ternodai.

Tujuan utama dari kamu menggunakan sedotan adalah agar sisa minuman tidak akan banyak tertinggal di sela-sela dan permukaan gigi.

2. Menggunakan pasta gigi khusus

Memang ini bukan keharusan untuk membeli pasta gigi khusus bagi pengguna bleaching, tapi disarankan untuk kamu bisa membelinya kalau ingin gigi putih bisa tahan lebih lama.

Selain itu juga jangan takut untuk menggunakan pasta gigi yang lebih banyak agar bisa mendapatkan floride sebagai pelindung permukaan gigi.

Penggunaan pasta gigi ini juga mempunyai manfaat untuk mengurangi noda sisa makanan yang menempel pada permukaan dan sela-sela gigi.

3. Hindari makanan dan minuman ini

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang memang harus dihindari agar bisa mempertahankan gigi putih setelah melakukan bleaching, diantaranya adalah:

  • Minuman yang berkarbonasi
  • Buah beri
  • Makanan dan minuman yang punya warna kuat
  • Saus
  • Kopi atau teh
  • Anggur merah dan putih

4. Dilarang Merokok

Tak hanya makanan dan minuman saja, kamu juga perlu untuk menghindari rokok karena menjadi salah satu penyebab perubahan warna gini yang paling besar dan cepat.

Gigi kamu yang ternodai dengan nikotin akan lebih mudah berubah menjadi kuning, bahkan dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Kalau untuk yang satu ini, tidak ada toleransi karena memang nikotin pada roko punya efek secara langsung membuat gigi menjadi kuning. Apalagi biasanya orang yang merokok akan digabungkan dengan minuman kopi. Jadi, sebaiknya kamu hindari!

5. Vape juga termasuk

Bukan hanya rokok saja, ternyata untuk penggunaan rokok elektronik atau vape juga bisa membuat warna gigi menjadi berubah. Maka dari itu sebaiknya dihindari saja ya!

APAKAH SAYA BOLEH MAKAN/MINUM SEBELUM BLEACHING GIGI?

Sebuah pertanyaan yang sering diajukan adalah tentang apakah boleh makan atau minum sebelum melakukan bleaching gigi? Ternyata jawabannya adalah boleh!

Bahkan kamu disarankan untuk makan dan minum sebelum melakukan bleaching gigi agar tidak kelaparan dan justru mengganggu saat proses bleaching dilakukan.

Apalagi ditambah untuk setelah perawatan bleaching gigi, dokter akan meminta kamu untuk tidak makan ataupun minum selama 30 menit agar hasil bleachingnya bisa maksimal.

Tapi juga jangan salah karena pastikan kamu menyikat gigi terlebih dahulu sebelum melakukan bleaching supaya gigi tetap berada dalam kondisi yang bersih sebelum dibleaching oleh dokter.

Oh ya jangan lupa untuk memberitahukan dokter jika kamu punya alergi terhadap obat-obatan tertentu yang mungkin akan digunakan saat bleaching gigi. Jangan sampai dokter tidak mengetahuinya dan terjadi hal-hal tak diinginkan.

Kemudian juga kamu bisa mempertanyakan soal persentase peroksida di dalam larutan pemutih yang akan digunakan oleh dokter.

KONSULTASI DENGAN DOKTER

Saat ini ada banyak sekali jenis bahan pemutih gigi yang beredar di pasangan. Agar hasilnya bisa maksimal, Kamu butuh berkonsultasi pada dokter gigi. Biasanya dokter gigi akan membantu Kamu untuk bisa mendapatkan hasil bleaching gigi terbaik.

Untuk membantu memutuskan jenis bleaching yang cocok, misalnya kamu ingin menggunakan prosedur bleaching gigi yang butuh waktu sekitar 2 minggu. Namun, sebenarnya kamu merupakan orang yang kurang rajin dan sering lupa menggunakannya.

Hal ini pun kemudian bisa membuat hasil pemutihan gigi yang tidak maksimal. Oleh karena itu, dokter akan memberikan saran kepada kamu supaya memilih prosedur pemutihan gigi yang selesai hanya dalam satu kali kunjungan saja agar hasilnya bisa maksimal.

Dokter nantinya akan melakukan pemeriksaan yang mendalam untuk kondisi dari gigi yang hendak dibleaching. Kemudian juga akan memastikan bahwa tidak akan ada kendala saat melakukan bleaching gigi atau setelahnya.

Permasalahan yang biasanya ada ialah tentang apakah kondisi dari gigi berlubang, gigi turun, gigi sensitif atau masalah serupa lainnya.

Dokter nantinya juga akan menjelaskan prosedur, efek samping, biaya yang harus dikeluarkan hingga ekspektasi kamu mengenai perawatan bleaching gigi. Misalnya efek bleaching tak bisa memutihkan tambalan gigi, mahkota gigi dan veneer gigi.

Kemudian setelah dilakukan bleaching, dokter juga akan memberikan perawatan untuk bisa mengurangi efek rasa seperti ngilu, terutama bagi kamu yang punya gigi sensitif.

Ketika bleaching hendak dilakukan dokter juga bisa memberikan fluoride dengan dosis tinggi dan penggunaan pasta gigi khusus yang sensitif selama 2 minggu sebelum perawatan dilakukan.

Dokter gigi nantinya juga bisa memberikan saran unutk penggunaan bahan pemutih dengna kadar yang lebih rendah.

Selanjutnya gigi bisa memperbaiki gigi yang membutuhkan perawatan. Kalau ingin memutihkan gigi, tidak boleh ada penumpukkan karang gigi dan radang gusi yang mengakibatkan gusi menjadi berdarah.

Gigi yang berlubang juga akan membutuhkan penanganan terlebih dahulu karena tambalan gigi yang rusak bisa mengakibatkan gigi menjadi ngilu dan menghambat tindakan pemutihan gigi.

Dokter akan mempersiapkan waktu yang cukup untuk melakukan tindakan perawatan ini. Biasanya akan dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk keseluruhan dari proses bleaching gigi.

Sebaiknya untuk kamu bisa mempersiapkan waktu yang tidak terburu-buru agar proses bleaching bisa dilakukan oleh dokter dengan baik.

Jika kamu ingin melakukan bleaching gigi, pastikan kamu memilih klinik yang memang sudah terpercaya. Jangan sampai kamu salah memilih.

Sedikit tips untuk menentukan apakah klinik tersebut bagus atau tidak, carilah klinik yang sudah menggunakan aplikasi klinik. Hal ini karena biasanya klinik yang sudah berbasis aplikasi, maka pelayanannya sudah baik.

Bacaan Lainnya

4 Cara Meningkatkan Kinerja Pelayanan Petugas Kesehatan Klinik
Tips
4 Cara Meningkatkan Kinerja Pelayanan Petugas Kesehatan Klinik
Tips agar Bleaching Gigi Tahan Lama, Ternyata ini yang Tidak Boleh
Tips
Tips agar Bleaching Gigi Tahan Lama, Ternyata ini yang Tidak Boleh
Cara Membuat Surat Keterangan Sehat di Klinik dengan Mudah
Tips
Cara Membuat Surat Keterangan Sehat di Klinik dengan Mudah

Jadi tunggu apa lagi? Segera request akses Mejadokter.

  • Keamanan data sangat terjamin
  • Banyak fitur bermanfaat
  • Sangat mudah dioperasikan
mejadokter

Mejadokter adalah sebuah aplikasi klinik gratis untuk pencatatan history rekam medis pasien yang terintegrasi.