ARTIKEL

Harga Obat Tramadol, Cara Kerja hingga Efek Samping Berbahaya

🕐 Baca 5 menit

Manfaat obat tramadol yaitu digunakan sebagai obat pereda nyeri dengan efek yang cukup kuat jika dibandingkan dengan obat sejenis lainnya.

Obat tramadol bisa ditemukan dengan sangat mudah di apotek terdekat. Harga obat tramadol di apotek relatif terjangkau karena memang termasuk salah satu jenis obat generik.

Tramadol bekerja secara sentral dengan potensi kinerjanya hanya sebesar 1/10 dari morfin. Obat ini tergolong sebagai obat analgesik.

Morfin sendiri diketahui menjadi salah satu obat pereda nyeri yang paling kuat diantara dengan obat sejenisnya.

Kegunaan dari obat tramadol biasanya untuk mengobati nyeri akut dan kronis dengan intensitas yang berawal dari rendah hingga sedang.

Salah satu penyakit yang biasanya menggunakan obat tramadol ini adalah fibromyalgia yang ditandai dengan rasa sakit kronis pada seluruh tubuh.

Obat bernama tramadol ini tergolong ke dalam opioid (narkotika) karena bekerja dengan cara mengubah kerja otak dan sistem saraf dalam merespons terhadap rasa sakit.

Oleh karena efeknya yang cukup kuat, sejumlah orang juga bisa menyalahgunakan obat ini sampai menjadi kecanduan. Bahaya banget ya kalau sampai disalahgunakan! Tidak dianjurkan!

Selanjutnya, Mejadokter akan memberikan informasi selengkapnya tentang daftar harga obat tramadol, cara kerja, dosis sampai dengan aturan penggunaannya.

Sementara ini, walau bisa mengakibatkan penyalahgunaan, tramadol masih dijual dengan berbagai merek dagang di Indonesia. Harga tramadol di apotek cukup beragam tergantung dari merek dan dosisnya.

Baiklah tidak perlu berlama-lama, kita akan bahas pertama untuk harga obat tramadol yang biasa ditemui di apotek dan biasanya diresepkan dokter.

Harga Tramadol Tramal

Tramal menjadi salah satu obat analgesik opiate yang diproduksi oleh Phrapros dengan kandungan tramadol sebesar 50 mb yang dijual dalam bentuk kapsul, supositoria dan injeksi.

Kalau yang dijual di apotek sih biasanya akan lebih banyak berbentuk kapsul, tapi juga ada kok apotek yang menyediakan bentuk supositoria.

Tramal kapsul umumnya dijual dengan harga sekitar Rp150 ribu untuk 1 stripnya, isinya 10 kapsul. Sedangkan tablet supositoria dijual dengan Rp15 ribu dengan 1 strip, 5 supositoria, sedangkan Rp150 ribu per-boks.

Untuk tramal injeksi biasanya dijual dalam bentuk apul sebesar 5 ml dengan harga sekitar Rp165 ribu per-boks, isinya ada 5 ampul. Setiap bentuk disesuaikan dengan kebutuhan dari pasien.

Harga Obat Tramadol Forgesik

Forgesik diketahui diproduksi oleh Bernofram dengan dosis tramadol hidroklorida 50 mg yang mempunyai fungsi sebagai obat pereda nyeri akut dan kronis atau nyeri ketika setelah operasi.

Tramadol forgesik bisa dikonsumsi oleh orang dewasa atau anak-anak dengan usia 14 tahun ke atas.

Obat tramadol ini dijual dalam bentuk kapsul dan injeksi. Biasanya kamu bisa membeli obat tramadol forgesik ini dalam bentuk strip isi 10 tablet dengan harga Rp45 ribu dan dalam bentuk dus dengan isi 5 strip.

Harga Tramadol Dolgesik

Dolgesik menjadi obat yang mengandung tramadol hidroklorida dengan bentuk injeksi dan tablet. Diproduksi oleh perusahaan Mersifarma Tirmaku Mercusana, tramadol dolgesik dipakai untuk meredakan nyeri akut dan kronis serta nyeri pasca operasi.

Obat tramadol dolgesik akan mempunyai sistem kerja dengan cara mempengaruhi reaksi kimia di dalam otak untuk mengurangi sensasi rasa sakit.

Oleh karena obat ini tergolong keras, maka dolgesik wajib membutuhkan resep dokter bahkan juga dalam penggunaannya.

Harga obat tramadol dolgesik dijual sekitar Rp100 ribu per-boksnya dengan isi 5 strip yang berisikan 10 kapsul masing-masingnya. Di dalamnya terkandung tramadol hcl sebesar 50 mg.

Harga Obat Tramadol Tradosik

Obat tradosik mengandung zat aktif tramadol yang digunakan untuk bisa mengatasi nyeri sedang sampai berat dan termasuk ke dalam golongan obat keras.

Dosis dari penggunaan tradosik wajib dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan karena harus disesuaikan dengan kondisi pasien.

Tradosik diproduksi oleh perusahaan Sanbe Farma dengan kandungan tramadol sebesar 50 mg.

Obat tramadol tradosik ini dijual dengan harga kisaran Rp6 ribu per-tablet atau Rp65 ribu per-strip dengan isi 10 kapsul.

CARA KERJA OBAT TRAMADOL

Tramadol hidroklorida merupakan obat pereda nyeri yang dipakai untuk nyeri sedang sampai dengan berat. Termasuk juga rasa sakit yang terjadi sepanjang waktu, misalnya seperti pada penyakit fibromyalgia.

Tramadol diketahui termasuk ke dalam golongan obat analgesik opiat atau narkotika yang juga termasuk seperti morfin, codeine dan hidrocodone.

Jika dibandingkan dengan ibuprofen atau jenis obat pereda nyeri lainnya, tramadol bisa dikatakan punya potensi yang jauh lebih kuat. Tramadol bahkan juga dianggap sebagai obat dengan potensi 1/10 obat nyeri terkuat saat ini, yaitu morfin.

Lalu bagaimana sih cara kerja dari obat tramadol ini? Secara sederhana, obat ini punya fungsi mengubah tentang cara kerja otak serta sistem saraf dalam merespons rasa sakit hingga terjadi efek pereda rasa sakit nyeri pada tubuh.

Tramadol berfungsi mirip sekali dengan senyawa alami yang dimiliki tubuh, endorfin. Senyawa ini terikat dengan reseptor yang ada pada syaraf, kemudian mengurangi kiriman pesan rasa sakit yang dikirim oleh tubuh ke otak.

Adapun untuk efek yang ditimbulkan juga tidak hanya menghambat rasa sakit saja, tetapi juga meningkatkan perasaan menyenangkan dan memberikan sensasi rileks.

Bahkan obat ini juga bisa menimbulkan efek seperti orang sedang mabuk ketika kecanduan obat-obatan. Oleh karena itu obat tramadol tidak boleh dikonsumsi sembarangan ya.

Detak jantung, tekanan darah, temperatur tubuh, dan pernapasan, semuanya akan menurun secara perlahan. Obat ini juga akan mengurangi rasa stres dan memproduksi relaksasi.

Sensasi tramadol ini yang menjadi tramadol kenapa sering sekali disalahgunakan oleh para pecandu obat sebagai alternatif.

Padahal untuk tramadol termasuk ke dalam salah satu obat dengan potensi ketergantungan yang rendah meski tergolong obat narkotika.

Namun, untuk efek ketergantungan pada obat ini dapat terjadi kalau digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama dan melebihi dosis yang sudah direkomendasikan oleh dokter.

Efek Samping Obat Tramadol

Obat tramadol tak cocok untuk semua orang karena tergolong obat yang relatif keras. Maka untuk penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

Terdapat sejumlah efek samping yang dapat timbul usai mengonsumsi obat tramadol ini, apa saja? Yang paling biasa terjadi dan hampir dirasakan oleh semua orang yang menggunakannya adalah perasaan tidak nyaman pada tubuh dan pusing.

Lalu terdapat sejumlah efek samping lainnya yang juga sering sekali timbul, adapun beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Sakit Kepala

Kalau terasa sakit kepala, pastikan kamu beristirahat dan perbanyak minum air putih. Hindari alkohol karena dapat menimbulkan efek mengantuk saat diminum dengan tramadol.

2. Mengantuk

Biasanya akan disertai dengan rasa lelah dan sering melamun. Efek samping ini bersifat sementara dan akan segera hilang usai tubuh bisa beradaptasi dengan kandungan tramadol.

3. Muntah

Hindari makanan yang berat dan sulit dicerna. Mungkin lebih baik kamu bisa mengonsumsi makanan ringna seperti bubur, roti, dan sejenisnya yang mudah larut dalam lambung. Kamu juga dilarang mengonsumsi makanan pedas ya.

4. Sembelit

Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran yang segar. Ditambah dengan perbanyak minum air putih, aktivitas juga tidak boleh terlalu berat.

5. Mulut Kering

Jangan kurang minum air putih dan konsumsi kandungan gula. Misalnya seperti susu, kopi, teh, dan minuman sejenisnya.

6. Keringat Berlebih

Efek samping tramadol lainnya adalah muncul keringat berlebih yang bisa muncul akibat dari efek obat. Mungkin kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan pakaian yang tipis.

7. Lesu Berkepanjangan

Ketika muncul rasa lelah yang tidak kunjung reda. Perasaan tubuh yang selalu merasa lesu dalam kurun waktu yang relatif lama. Maka kamu bisa memeriksakan diri ke dokter untuk mengganti obat tramadol menjadi yang lainnya.

Efek Samping Berbahaya

Selain itu tramadol juga bisa mengakibatkan efek samping yang berbahaya. Mungkin kamu juga harus mewaspadainya, yaitu seperti:

  • Sesak nafas (masalah pada paru-paru)
  • Pusing yang tidak tertahankan
  • Halusinasi
  • Linglung
  • Mengantuk hingga tidak bisa bangun
  • Gangguan saluran kencing

Selain itu juga beberapa orang mengaku pernah mengalami efek samping berupa kejang hingga alergi serius (anafilaksis) terhadap obat tramadol.

Maka dari itu penggunaan obat tramadol ini perlu penanganan yang serius dari dokter. Jangan mengonsumsinya secara sembarangan.

Bacaan Lainnya

Obat Penenang 'Psikotropika' yang Bisa Dibeli di Apotek
Obat
Obat Penenang 'Psikotropika' yang Bisa Dibeli di Apotek
Harga Obat Tramadol, Cara Kerja hingga Efek Samping Berbahaya
Obat
Harga Obat Tramadol, Cara Kerja hingga Efek Samping Berbahaya

Jadi tunggu apa lagi? Segera request akses Mejadokter.

  • Keamanan data sangat terjamin
  • Banyak fitur bermanfaat
  • Sangat mudah dioperasikan
mejadokter

Mejadokter adalah sebuah aplikasi klinik gratis untuk pencatatan history rekam medis pasien yang terintegrasi.