ilustrasi halaman detail

ARTIKEL

Apa Itu SATUSEHAT dan Kenapa Klinik Wajib Integrasi?

🕐 Baca 4 menit📅 12 January 2026 03:00

Kalau kamu pemilik atau pengelola klinik, pasti udah sering denger nama SATUSEHAT. Entah dari temen sesama praktisi, dari vendor software, atau dari surat edaran dinas kesehatan. Tapi pas ditanya "SATUSEHAT itu apa sih sebenernya?" — jawabannya masih blur.

Artikel ini bakal jelasin dari basic: apa itu SATUSEHAT, kenapa pemerintah maksa semua faskes harus integrasi, dan apa untungnya buat klinik kamu. Spoiler: ini bukan cuma soal compliance, tapi juga soal efisiensi operasional yang lumayan worth it. 🔥


SATUSEHAT Itu Apa?

Simpelnya, SATUSEHAT adalah platform dari Kementerian Kesehatan yang menyatukan data kesehatan seluruh Indonesia dalam satu sistem.

Bayangin kayak gini — sebelum ada SATUSEHAT, data pasien itu tersebar di mana-mana. Pasien berobat di klinik A, datanya di situ. Besok ke RS B, harus ulang dari nol. Pindah kota, riwayat medisnya gak kebawa. Ribet kan?

Nah, SATUSEHAT hadir sebagai "jembatan" yang menghubungkan semua faskes — rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, lab — supaya data pasien bisa diakses di mana aja (dengan izin tentunya).

Platform ini dibangun pakai standar internasional namanya FHIR (Fast Healthcare Interoperability Resources). Jadi bukan asal-asalan, tapi emang dirancang buat interoperabilitas data kesehatan yang proper.


Dasar Hukumnya Apa?

Ini bukan cuma anjuran atau "nice to have". Ada regulasi yang nge-back:

Permenkes No. 24 Tahun 2022 — Ini yang jadi dasar utama. Isinya jelas: semua fasilitas pelayanan kesehatan WAJIB menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME), dan RME tersebut WAJIB terintegrasi dengan SATUSEHAT.

Deadline awalnya? 31 Desember 2023.

Terus ada juga Permenkes No. 11 Tahun 2025 yang memperkuat aturan ini, khususnya soal kewajiban pasca-izin untuk klinik pratama dan utama. Di situ disebutin bahwa klinik wajib menyelenggarakan RME yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SATUSEHAT).

Jadi kalau ada yang bilang "ah masih bisa ditunda" — technically, deadline-nya udah lewat. 🫠


Kenapa Pemerintah Maksa Integrasi?

Ada beberapa alasan kenapa Kemenkes serius banget soal ini:

1. Satu Data Kesehatan Nasional

Selama ini data kesehatan Indonesia itu fragmentasi parah. Tiap faskes punya sistem sendiri-sendiri yang gak nyambung. Susah banget kalau mau bikin kebijakan berbasis data — datanya aja gak nyatu.

Dengan SATUSEHAT, pemerintah bisa punya gambaran utuh kondisi kesehatan nasional. Mau pantau penyebaran penyakit? Bisa. Mau evaluasi efektivitas program vaksinasi? Bisa. Mau deteksi dini wabah? Lebih cepat.

2. Kontinuitas Perawatan Pasien

Ini yang paling kerasa buat pasien. Gak perlu lagi bawa map tebal berisi hasil lab, foto rontgen, dan catatan dokter kemana-mana. Data medisnya udah ada di sistem, tinggal akses.

Dokter di faskes rujukan juga bisa langsung liat riwayat lengkap — alergi obat, penyakit kronis, tindakan sebelumnya. Pengambilan keputusan klinis jadi lebih akurat dan aman.

3. Efisiensi Administrasi

Buat faskes yang melayani pasien BPJS, integrasi SATUSEHAT bikin proses verifikasi dan klaim lebih smooth. Data yang dibutuhkan udah tersinkronisasi, gak perlu input berkali-kali di sistem berbeda.


Apa Untungnya Buat Klinik?

Oke, selain karena wajib, apa sih manfaat konkret buat klinik yang udah integrasi SATUSEHAT?

Nakes Gak Perlu Input Data Berkali-kali

Ini pain point klasik — staff harus input data yang sama ke RME internal, terus ke PCare, terus ke sistem lain. Double atau bahkan triple entry. Buang waktu, rawan error.

Kalau sistem klinik udah bridging ke SATUSEHAT, input sekali langsung nyambung ke mana-mana. Staff bisa fokus ke pelayanan, bukan ngurusin administrasi. 🔥

Terima Transfer Data Pasien dari Faskes Lain

Pasien dateng dengan riwayat berobat di RS lain? Kalau dua-duanya udah integrasi SATUSEHAT, kamu bisa akses datanya. Gak perlu minta pasien ceritain dari awal atau bawa berkas fisik.

Proses Rujukan Lebih Gampang

Mau rujuk pasien ke FKTL? Data yang udah kamu input di klinik bisa langsung diakses faskes rujukan. Gak ada lagi drama "data gak lengkap" atau "harus ulang pemeriksaan".

Pasien Lebih Percaya

Era sekarang, pasien makin melek digital. Mereka expect faskes yang modern dan terintegrasi. Klinik yang udah pakai RME dan terhubung SATUSEHAT otomatis keliatan lebih profesional dan trustworthy.

Comply dengan Regulasi

At least, kamu gak perlu khawatir kena sanksi atau masalah saat perpanjangan izin. Kepatuhan terhadap regulasi itu baseline — tapi penting.


Gimana Cara Klinik Bisa Integrasi?

Prosesnya sebenernya gak serumit yang dibayangkan, asal tau alurnya:

Step 1: Punya Kode Faskes

Pastiin klinik kamu udah terdaftar dan punya kode faskes dari Kemenkes. Kalau belum, daftar dulu di registrasifasyankes.kemkes.go.id.

Step 2: Pakai RME yang Sudah Terintegrasi SATUSEHAT

Ini kuncinya. Kamu butuh sistem Rekam Medis Elektronik yang udah verified dan bisa bridging ke SATUSEHAT. Jangan asal pilih — pastiin vendor RME-nya udah terdaftar di daftar Penyedia Sistem RME SATUSEHAT.

Cek di: satusehat.kemkes.go.id/platform/system-rme-list

Step 3: Registrasi di Platform DFO

Login ke dfo.kemkes.go.id, update data institusi, dan dapetin kode API untuk integrasi.

Step 4: Koordinasi dengan Vendor RME

Vendor RME kamu yang bakal handle teknis integrasi API-nya. Kamu cukup siapin dokumen yang dibutuhkan dan pastiin data di sistem udah bersih.


Mejadokter Udah Terintegrasi SATUSEHAT

Kalau kamu lagi cari sistem RME yang udah siap bridging SATUSEHAT, Mejadokter bisa jadi pilihan.

Selain udah terintegrasi dengan SATUSEHAT, Mejadokter juga punya bridging ke PCare buat klinik yang melayani pasien BPJS. Jadi input sekali, data langsung masuk ke SATUSEHAT dan PCare sekaligus.

Gak perlu lagi login ke banyak sistem, gak perlu double entry, gak perlu pusing soal compliance. Tim teknis Mejadokter juga siap bantu proses integrasi dari awal sampai selesai.


Penutup

SATUSEHAT bukan cuma "proyek pemerintah" yang ribet. Ini adalah fondasi transformasi digital kesehatan Indonesia yang — mau gak mau — harus diikuti.

Kabar baiknya, kalau kamu pilih sistem yang tepat, prosesnya gak serumit yang dibayangkan. Dan manfaatnya buat operasional klinik itu nyata: efisiensi naik, administrasi lebih ringkas, dan pelayanan ke pasien jadi lebih baik.

So, kalau klinik kamu belum integrasi SATUSEHAT, sekarang waktu yang tepat buat mulai. Jangan tunggu sampai ada masalah atau kena teguran 🙏

Bacaan Lainnya

Apa Itu SATUSEHAT dan Kenapa Klinik Wajib Integrasi?
Permenkes 24/2022
RME
rekam medis elektronik
integrasi satusehat
satusehat
digitalisasi kesehatan
Apa Itu SATUSEHAT dan Kenapa Klinik Wajib Integrasi?
Diterbitkan: 31 December 2025 11:28
Sudah Integrasi SATUSEHAT Tapi SKP Belum Tercatat? Ini Penyebabnya
satusehat
skp
sip
perpanjangan izin praktek dokter
nakes
skp platform
mejadokter
Sudah Integrasi SATUSEHAT Tapi SKP Belum Tercatat? Ini Penyebabnya
Diterbitkan: 30 December 2025 06:49
Jadi tunggu apa lagi? Segera request akses Mejadokter.
  • Keamanan data sangat terjamin
  • Banyak fitur bermanfaat
  • Sangat mudah dioperasikan
mejadokter

Rekam medis elektronik untuk Fasyankes, terintegrasi satusehat, bridging BPJS PCARE dan antrean online mobile JKN, akreditasi paripurna dengan mejadokter