ARTIKEL

4 Cara Meningkatkan Kinerja Pelayanan Petugas Kesehatan Klinik

­čĽÉ Baca 4 menit

Petugas kesehatan klinik punya tanggungjawab yang sangat besar untuk memberikan pelayanan terhadap pasien. Dengan posisi terdepan yang berhubungan langsung dengan pasien maka petugas kesehatan klinik harus selalu memberikan performa pelayanan yang selalu baik.

Hampir sama dengan pekerjaan pelayanan lainnya, petugas kesehatan klinik tidak boleh memperlihatkan performa pelayanan yang buruk meskipun sedang dalam kondisi yang kurang baik. Entah itu karena permasalahan pribadi, kondisi fisik, atau hal lainnya, pasien tidak boleh dilibatkan di dalamnya.

Oleh karena itu terkadang Anda butuh tips-tips tertentu agar bisa mempunyai petugas kesehatan klinik yang selalu dapat menjaga kualitas pelayanannya.

Nah, bagaimana caranya? Yuk, simak beberapa tips yang sudah dipersiapkan Mejadokter.com di bawah ini ya!

Peran Penting Petugas Kesehatan Klinik

Keberadaan dari petugas kesehatan sangat penting untuk klinik dalam melangsungkan segala aktivitas atau kegiatannya. Supaya bisa mempunyai petugas kesehatan klinik yang selalu memberikan pelayanan baik tidak didapatkan dengan begitu saja.

Terdapat sejumlah proses-proses yang harus dilalui dan menjadi prinsip atau pedoman bagi setiap petugas kesehatan. Berukut diantaranya:

1. Training

Masa training ini menjadi sangat penting untuk petugas kesehatan bisa diberikan informasi seputar apa saja hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Jangan takut untuk memberikan tekanan yang lumayan besar saat petugas kesehatan menjalani masa training karena lebih baik mengetahui akan sifat asli tenaga kesehatan saat training daripada nanti setelah Ia sudah menjadi pegawai tetap.

Masa training menjadi masa di mana Anda bisa mengetahui apakah petugas yang hendak dipekerjakan sudah layak untuk bekerja di klinik atau tidak.

Anda tidak bisa secara asal-asalan memilih petugas kesehatan klinik hanya berdasarkan kualifikasi pendidikan saja.

Anda juga harus mempertimbangkan aspek lainnya yang sebenarnya menjadi dasar paling penting, yaitu sifat.

Petugas kesehatan wajib punya tingkat kesabaran yang tinggi karena nanti Ia akan bekerja dengan ritme pekerjaan yang tidak menentu. Jangan mengambil risiko dengan alasan-alasan yang sebenarnya tidak begitu  penting.

Perhatikan secara seksama apakah tenaga kesehatan yang sedang Anda training ini punya sifat yang Anda butuhkan atau tidak. Karena percayalah sepintar, serajin, sehebat apapun tenaga kesehatan yang Anda terima, kalau tidak punya sifat yang baik, tingkat kesabaran yang tinggi, maka Ia hanya akan menjadi masalah di klinik Anda.

Adapun yang menjadi korban biasanya adalah pasien dan citra buruk dari pasien terhadap klinik Anda. Tentu hal seperti ini tidak diinginkan oleh Anda, bukan?

Cara Memberikan Training kepada Petugas Kesehatan Klinik:

a. Job Desk

Hal yang pertama tentu saja sesuai dengan standar, yaitu job desk apa saja yang diberikan kepada calon petugas kesehatan. Beritahukan tentang apa saja yang harus dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang sudah ditentukan.

Selanjutnya juga memberitahukan tentang apa saja manfaat dan konsekuensi terhadap job desk yang diberikan kepadanya. Dengan begini, Ia bisa mengetahui secara pasti tentang tanggungjawabnya dan apabila terdapat sesuatu hal, Ia juga bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan seharusnya.

Ada banyak juga lho petugas kesehatan yang tidak mengetahui tentang maksud dari pekerjaannya sehingga banyak sekali bertanya dengan sesama petugas atau bahkan Anda sebagai pemilik klinik.

Tentu petugas kesehatan yang begini bukan menjadi ideal bagi klinik Anda.

b. Larangan

Sesuatu yang tidak kalah pentingnya adalah memberitahukan aturan apa saja yang tidak boleh dilakukan sehingga Ia bisa menghindarinya.

Anda harus memberitahukan aturan yang berlaku sedetail mungkin agar tidak ada kesalahan di kemudian hari. Biasanya akan ada saja masalah yang terjadi karena alasan, 'Maaf, Saya tidak tahu'.

Dengan memberitahukan aturan yang ada di klinik, maka Anda bisa mengurangi risiko terjadinya masalah dengan latar belakang seperti ini. Kalaupun Ia melakukan kesalahan tersebut, Anda bisa memberikan sanksi dengan lebih 'enak' karena sudah diberitahukan tentang aturan yang berlaku, namun Ia telah melalaikannya.

c. Keramahan

Anda harus menegaskan kepada petugas kesehatan agar selalu mengutamakan keramahan terhadap pasien di atas segalanya. Apapun yang terjadi, petugas kesehatan wajib tetap memberikan pelayanan terbaiknya.

Petugas kesehatan harus memahami secara baik tentang apa makna pelayanan yang diberikan oleh klinik terhadap pasien. Ini karena klinik akan membutuhkan kesan yang baik dari pasien agar bisa mendapatkan kepuasan dan membuat pasien kembali ke klinik di kemudian hari.

Siklus seperti ini harus diberitahukan kepada petugas klinik agar dapat memahami secara penuh tentang apa yang dibutuhkan oleh klinik, tempat Ia bekerja.

Jika ada permasalahan yang terjadi, maka itu sudah menjadi tanggungjawabnya juga sebagai bagian dari petugas kesehatan di klinik.

d. Koordinasi

Dalam masa training juga wajib mengajarkan kepada petugas kesehatan untuk berkoordinasi dengan petugas kesehatan lainnya, lingkungan terkait klinik, dan pemilik.

Jika memang ada sesuatu hal yang penting dan sulit untuk diputuskan, maka petugas kesehatan harus segera melaporkannya kepada pemilik klinik agar bisa mendapatkan arahan tentang apa yang harus dilakukan.

2. Situasi Kerja

Lingkungan di dalam klinik juga harus diatur dengan sedemikian rupa agar bisa menciptakan situasi kerja yang nyaman bagi semuanya.

Atmosfer yang ada di dalam klinik tidak bisa dibiarkan begitu saja, Anda harus mengaturnya agar bisa tercipta suasana yang nyaman.

Misalnya untuk klinik bisa mendukungnya lewat fasilitas dan kebutuhan yang tersedia untuk petugas kesehatan sehingga Ia bisa bekerja dengan lebih produktif serta memberikan hasil pelayanan yang lebih maksimal.

Penciptaan suasana kerja yang nyaman bagi petugas kesehatan menjadi tanggungjawab pemilik klinik karena mereka hanya menjalani apa yang ada di dalam klinik saja, sedangkan yang mempunyai kuasa penuh adalah Anda sebagai pemilik.

Setelah karyawan diminta untuk melakukan kewajibannya dalam bentuk tugas dan pekerjaan, maka Anda juga harus mengimbanginya dengan memenuhi hak petugas kesehatan di klinik.

3. Kebutuhan Klinik

Tidak hanya berupa fasilitas yang disediakan oleh klinik untuk para pasien saja, tetapi juga fasilitas yang diberikan kepada petugas kesehatan juga harus diperhatikan.

Seperti yang sudah dibahas sedikit pada bagian lingkungan kerja di atas, fasilitas yang diberikan kepada petugas kesehatan berkaitan erat dengan suasana kerja dan performa dari tenaga kesehatan klinik.

Selain itu juga untuk hak dari karyawan seperti gaji, cuti, dan lainnya harus dipenuhi sesuai dengan aturan yang berlaku. Sederhananya saja misal seperti waktu gajian, jika memang sudah waktunya, Anda tidak boleh menundanya walau hanya 1 hari.

Kebutuhan dari tenaga kesehatan klinik tidak bisa disepelekan, siapa tahu kalau Ia memang sedang membutuhkan dana pada hari gajian, jika Anda tidak memberikannya maka akan berujung pada masalah baginya.

Setelah hak petugas klinik telah Anda penuhi dengan baik, maka Anda bisa menuntut kewajiban yang juga harus mereka lakukan. Dengan begini akan tercipta sebuah sistem manajemen kerja yang baik di klinik.

4. Punish and Reward

Walau ini menjadi salah satu poin yang sudah cukup usang, tetapi percayalah bahwa cara seperti ini masih sangat berlaku. Berilah sanksi ketika petugas kesehatan melakukan kesalahan dan sebaliknya, jika Ia menunjukkan hasil kerja yang baik, berilah hadiah yang sebenarnya tidak harus besar.

Misalnya saja Anda memberikan bonus ketika gajian, makanan seperti kue atau barang, dan lainnya kepada tenaga kesehatan yang memberikan kinerja terbaik.

Kalaupun tidak berupa hadiah fisik, Anda juga bisa memberikan sanjungan, pujian, atau ucapan terima kasih karena sudah bekerja dengan baik.

Oh ya, apalagi kalau petugas kesehatan sedang ulang tahun atau perayaan yang sedang membuatnya bahagia/sedih, maka Anda juga harus lebih peka dan memberikan ucapan sesuai dengan seharusnya.

Dengan begini, tenaga kesehatan di klinik Anda pasti akan lebih bersemangat dalam bekerja dan membuat pelayanan di klinik jadi meningkat. Percaya deh!

Itulah tadi 4 Tips meningkatkan kinerja petugas kesehatan klinik yang bisa Mejadokter.com berikan. Sebenarnya ada banyak sekali cara lainnya, tapi Anda pasti sudah tahu kan?

Bacaan Lainnya

Cara Mencatat Rekam Medis SOAP yang Benar dan Efektif
Tips
Klinik
Cara Mencatat Rekam Medis SOAP yang Benar dan Efektif
Cara Membuka Klinik Kecantikan, Persyaratan hingga Pengurusan Izin
Tips
Cara Membuka Klinik Kecantikan, Persyaratan hingga Pengurusan Izin
6 Tips Meningkatkan Kinerja Karyawan di Klinik, Owner Wajib Tahu
Tips
6 Tips Meningkatkan Kinerja Karyawan di Klinik, Owner Wajib Tahu

Jadi tunggu apa lagi? Segera request akses Mejadokter.

  • Keamanan data sangat terjamin
  • Banyak fitur bermanfaat
  • Sangat mudah dioperasikan
mejadokter

Mejadokter adalah sebuah aplikasi klinik gratis untuk pencatatan history rekam medis pasien yang terintegrasi.